
Keunggulan baterai sodium ion - Dunia otomotif terus berkembang dan menghasilkan produk baru untuk menjaga hidup yang berkelanjutan. Mulai mobil listrik yang dianggap lebih ramah lingkungan hingga baterai jenis sodium ion yang dianggap lebih ramah lingkungan dan kuat.
Baterai sodium ion memiliki banyak keunggulan dibanding lithium-ion seperti bahan material dasar, proses pembuatan, daya tahan panas, usia pemakaian, dsb.
Artikel ini akan membahas keunggulan baterai sodium ion sebagai edukasi bagi para pembaca jika masih bingung dengan jenis baterai terbaru ini. Untuk mengetahui lebih lengkap, silahkan baca artikel ini sampai habis !
BACA JUGA : Toko Aki Malang Murah Jual Berbagai Macam Merek
Material utama baterai sodium ion adalah natrium yang mudah ditemukan seperti di air laut dan berbagai macam sumber alami. Karena bahan material tersebut baterai sodium ion lebih berkelanjutan dalam jangka panjang. Sebab baterai lithium-ion bahan material sangat terbatas dan berpusat hanya di beberapa wilayah di seluruh dunia.
Dari segi penggunaan, baterai sodium ion lebih aman sebab lebih tahan panas. Sel lebih stabil dalam rentang suhu yang lebih luas. Saat dipasang pada kendaraan yang pengisiannya normal, baterai sodium ion dapat digunakan hingga bertahun-tahun.
Salah satu merek baterai Sodium Ion yang sudah banyak ditemukan di Indonesia adalah Drive Sodium Ion. Memiliki performa tinggi sangat direkomendasikan untuk motor sport maupun motor yang memiliki banyak variasi.
Untuk mendapatkan Drive Sodium Ion, silahkan hubungi customer service Bateraiku di sini.
BACA JUGA : Toko Aki Jakarta Murah Lengkap Jual Berbagai Macam Merek
Menurunnya kualitas oksigen yang ada di bumi menuntut penggunaan produk yang mendukung keberlangsungan hidup. Baterai Sodium dirancang untuk menjadi lebih ramah lingkungan dan mengurangi jejak karbon. Hal ini juga dikuatkan dengan beberapa studi di luar negeri yang menunjukkan bahwa Baterai Sodium Ion memiliki jejak karbon siklus hidup yang lebih rendah. Sehingga sangat mendukung industri yang berkelanjutan.
Berbeda dengan baterai Lithium yang memiliki ketergantungan pada sumber daya alam langka seperti litium dan kobalt, Sodium ion menggunakan material yang mudah didapat dan melimpah.
BACA JUGA : Toko Aki Bali Murah Lengkap Jual Berbagai Macam Merek
Berikut adalah keunggulan Baterai Sodium Ion untuk kendaraan :
Baterai Sodium dapat bertahan dengan cukup baik dibandingkan teknologi lainnya seperti Lithium. Dapat bekerja dengan baik dalam suhu yang lebih rendah serta tidak mudah panas. Cocok untuk mobil listrik maupun motor sport yang membutuhkan daya aki yang besar.
Salah satu alasan perusahaan otomotif mengeluarkan mobil listrik adalah karena ingin hidup yang berkelanjutan. Baterai Sodium ion dirancang untuk dunia yang berkelanjutan. Mulai dari bahan material yang mudah ditemukan hingga mengurangi jejak karbon.
Di Jepang, masyarakat mulai meninggalkan baterai lithium dan berpindah ke sodium Ion. Sebab negara jepang mendukung penggunaan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
China berlomba-lomba untuk memasarkan jenis baterai ini terutama untuk kendaraan listrik.
Tren yang lebih besar ditunjukkan oleh negara-negara di Eropa yang sangat peduli dengan isu hidup yang berkelanjutan.
Oleh karena itu, pergeseran perlahan ini mengindikasikan bahwa telah terjadi pergeseran teknologi dan isu untuk menjaga lingkungan.
BACA JUGA : Cara Cek Aki Palsu atau KW
Bagaiaman performa baterai sodium ion dibandingkan lithium ion ?
Dari segi performa, sodium ion memberikan kepadatan energi yang sama dengan lithium ion. Mampu menyimpan dan menyalurkan engeri secara efektif untuk penggunaan jangka waktu yang lama.
Apa manfaat baterai sodium ion bagi lingkungan ?
Memberikan dampak yang lebih rendah terhadap lingkungan karena melimpahnya bahan baku. Serta proses produksi yang lebih berkelanjutan dibandingkan dengan baterai lithium ion.
Baterai Sodium Ion merupakan terobosan baru dalam industri baterai yang menggunakan material mudah ditemukan dan ramah lingkungan. Mampu mengurangi jejak karbon dan mendukung hidup yang berkelanjutan.
***
Penulis : Hamzah
Editor : Hamzah