BATERAIKU - Sentra Aki Mobil dan Motor

Email: [email protected]

Bahaya, Isi Ulang Aki Pakai Campuran Bodrex Berakibat Fatal – Jangan Coba-Coba!

Pernah dengar soal orang yang mengisi ulang aki motor atau mobil dengan campuran air dan Bodrex? Mungkin terdengar aneh, tapi kenyataannya hal ini cukup sering terjadi di masyarakat karena anggapan bisa bikin aki lebih tahan lama atau lebih cepat nyala. Sayangnya, cara ini bukan hanya salah kaprah, tapi juga berbahaya dan bisa berakibat fatal – baik untuk kendaraan maupun keselamatan diri sendiri.


🔋 Apa Itu Aki dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Aki (accu atau baterai) adalah komponen penting pada kendaraan bermotor. Ia menyimpan energi listrik untuk menghidupkan mesin, menyalakan lampu, klakson, dan perangkat elektronik lainnya. Di dalam aki, terdapat cairan elektrolit (campuran air suling dan asam sulfat) yang membantu proses kimia menghasilkan arus listrik.


⚠️ Kenapa Orang Mencoba Pakai Campuran Bodrex?

Beberapa orang percaya bahwa mencampurkan tablet Bodrex (obat sakit kepala) ke dalam air aki bisa membuat aki lebih kuat atau menyelesaikan masalah aki yang cepat tekor. Padahal ini adalah mitos yang beredar tanpa dasar ilmiah.

Fakta penting: Bodrex adalah obat yang mengandung parasetamol, kafein, dan bahan lain yang sama sekali tidak dirancang untuk digunakan dalam sistem kelistrikan atau kimia aki.


💥 Apa Bahayanya Menggunakan Campuran Bodrex dalam Aki?

  1. Reaksi Kimia Berbahaya
    • Campuran bahan dalam Bodrex dapat bereaksi dengan asam dalam aki dan menghasilkan gas beracun atau bahkan ledakan. Ini sangat berbahaya, apalagi jika kendaraan digunakan dalam kondisi panas.
  2. Merusak Komponen Aki
    • Zat dalam Bodrex bisa menyumbat atau merusak plat di dalam aki. Hasilnya, aki malah lebih cepat rusak dan tidak bisa diperbaiki.
  3. Kendaraan Bisa Mati Mendadak
    • Karena arus listrik jadi tidak stabil, kendaraan bisa tiba-tiba mati saat digunakan, dan ini bisa mengancam keselamatan di jalan.
  4. Menghilangkan Garansi
    • Jika kendaraan masih bergaransi, menggunakan campuran aneh seperti Bodrex bisa membuat garansi hangus, karena dianggap kesalahan pengguna.

💡 Solusi Aman: Gunakan Air Aki yang Sesuai

Jika aki mulai lemah atau kurang daya, jangan coba-coba eksperimen. Lakukan langkah-langkah berikut:

  1. Periksa level cairan aki, tambahkan air aki murni (air suling) jika kurang.
  2. Jika aki basah sudah terlalu tua atau rusak, gantilah dengan aki baru.
  3. Bawa ke bengkel resmi atau terpercaya untuk dicek kondisi kelistrikan kendaraan secara menyeluruh.

🛑 Kesimpulan: Jangan Korbankan Keselamatan!

Mengisi aki dengan campuran Bodrex adalah tindakan yang tidak aman, tidak efektif, dan bisa berakibat fatal. Aki bukan tempat eksperimen bahan kimia. Lebih baik mengeluarkan sedikit biaya untuk perawatan yang tepat, daripada menyesal karena kendaraan rusak atau bahkan terjadi kecelakaan.

Mari sebarkan informasi ini kepada keluarga dan teman, agar tidak ada lagi yang tertipu mitos berbahaya seperti ini. Keselamatan dan kesehatan jauh lebih penting dari coba-coba yang tak berdasar.

 

Pernah nggak sih kamu bingung saat mau ganti aki motor, terus ditawari dua pilihan: aki seharga 100 ribu dan satu lagi 300 ribu? Keduanya terlihat mirip, sama-sama muat di motor kamu, dan katanya bisa nyalain motor dengan lancar. Tapi kok harganya beda jauh, ya?

Nah, ini pertanyaan yang sering muncul: apakah ini cuma trik marketing, atau memang kualitasnya benar-benar beda? Yuk kita bahas bareng-bareng dengan bahasa yang gampang dipahami.


🔋 Apa Itu Aki dan Kenapa Penting?

Aki motor adalah sumber listrik utama untuk menyalakan motor kamu, terutama kalau kamu pakai starter elektrik. Selain itu, aki juga bantu sistem lampu, klakson, dan komponen kelistrikan lainnya. Kalau aki lemah atau rusak, motor jadi susah nyala, apalagi di pagi hari.

Jadi, penting banget buat pilih aki yang tahan lama dan sesuai kebutuhan motor kamu.


💰 Aki 100 Ribu: Murah, Tapi Apa Aman?

Aki dengan harga 100 ribuan biasanya adalah:

Memang, harganya sangat terjangkau dan bisa jadi solusi kalau kamu sedang hemat. Tapi kamu perlu waspada, karena beberapa aki murah:

Kalau kamu sering pakai motor jarak jauh, atau motor kamu banyak fitur elektronik (seperti alarm, USB charger, dll), aki seperti ini bisa cepat lemah.


💵 Aki 300 Ribu: Mahal Karena Kualitas atau Cuma Gaya Marketing?

Aki dengan harga 300 ribu ke atas biasanya:

Harga yang lebih tinggi ini bukan cuma soal merek, tapi juga soal investasi jangka panjang. Daripada ganti aki murah tiap 6 bulan, lebih hemat beli aki bagus yang tahan 2 tahun.

Tapi hati-hati juga, ya. Kadang ada penjual yang "mengemas" produk biasa dengan embel-embel "teknologi terbaru" atau "super tahan lama" padahal belum tentu terbukti. Ini bagian dari strategi marketing yang sering digunakan untuk menaikkan harga.


🧠 Jadi, Pilih yang Mana?

Kembali lagi ke kebutuhan kamu. Kalau kamu:

...aki 100 ribu bisa jadi pilihan cepat. Tapi kalau kamu ingin:

...aki 300 ribu bisa jauh lebih worth it.

Yang penting, jangan cuma lihat harga. Lihat juga spesifikasi, garansi, review pengguna lain, dan reputasi mereknya. Jangan sampai kamu tertipu trik marketing yang cuma manis di kata-kata, tapi nggak tahan lama di jalanan.


🔧 Kesimpulan

Aki motor murah dan mahal memang beda. Bukan sekadar soal harga, tapi juga soal daya tahan, layanan, dan kualitas. Marketing memang punya peran besar dalam membuat produk terlihat lebih menarik, tapi sebagai pembeli cerdas, kita perlu lihat bukti nyata dan pengalaman nyata.

Pilih yang sesuai kebutuhanmu, bukan hanya yang kelihatan murah atau mahal.

Pernah nggak kamu mengalami mobil tiba-tiba susah dinyalakan di pagi hari? Atau saat buru-buru, starter malah cuma bunyi “klek-klek” tanpa mesin menyala? Bisa jadi itu tanda aki mobil kamu mulai lemah atau bahkan hampir “KO” alias habis masa pakainya.

Aki adalah salah satu komponen vital dalam kendaraan. Tanpa aki yang prima, mobil kamu bisa mogok sewaktu-waktu. Supaya nggak sampai kejadian yang bikin panik, yuk kenali 5 ciri aki mobil yang hampir soak berikut ini!


1. Mesin Susah Dinyalakan

Ciri paling umum adalah saat kamu memutar kunci kontak atau tekan tombol start, mesin terasa berat untuk menyala. Kadang harus dicoba beberapa kali baru hidup, atau malah nggak nyala sama sekali. Ini biasanya karena daya listrik dari aki sudah melemah, sehingga tidak cukup kuat untuk memutar starter mesin.


2. Lampu Redup dan Tidak Stabil

Kalau kamu perhatikan lampu depan mobil jadi lebih redup dari biasanya, apalagi saat malam hari, itu juga bisa jadi sinyal aki bermasalah. Begitu juga dengan lampu indikator di dashboard yang kadang mati-nyala atau kurang terang. Aki yang lemah tidak mampu menyuplai arus listrik yang stabil ke seluruh sistem mobil.


3. Suara Klakson Mengecil

Klakson yang biasanya nyaring tiba-tiba jadi cempreng atau bahkan serak, bisa disebabkan oleh aki yang hampir habis tenaganya. Cobalah bunyikan klakson—jika suaranya melemah, itu bisa jadi alarm awal bahwa aki kamu perlu dicek.


4. Indikator Aki Menyala di Dashboard

Mobil-mobil modern biasanya punya indikator aki di panel dashboard. Kalau lampu indikator aki menyala terus atau muncul sesekali, itu tandanya ada masalah di sistem pengisian daya atau aki itu sendiri. Segera cek ke bengkel sebelum makin parah.


5. Bau Asam dari Ruang Mesin

Aki yang sudah aus atau rusak kadang mengeluarkan bau menyengat seperti bau asam atau bau telur busuk dari kap mesin. Ini bisa terjadi karena kebocoran atau reaksi kimia dalam aki. Jika kamu mencium bau aneh seperti ini, sebaiknya langsung periksa kondisi aki secara fisik.


Tips Tambahan


Kesimpulan

Mencegah lebih baik daripada mogok di tengah jalan. Kenali ciri-ciri aki lemah sejak awal agar kamu bisa segera mengambil tindakan—entah isi ulang (jika aki basah), atau ganti baru (jika aki kering). Jangan tunggu sampai mobil mogok di tempat yang merepotkan!

Dengan merawat aki secara rutin, kamu bisa berkendara lebih tenang dan aman.

Apakah Benar Aki Mobil Bawaan Lebih Tahan Lama Dibandingkan Aki Pengganti?

Bagi banyak pemilik mobil, salah satu pertanyaan umum yang sering muncul adalah: "Kenapa aki mobil bawaan (standar pabrik) bisa lebih awet dibandingkan aki pengganti yang dibeli di toko?" Apakah ini hanya kebetulan, atau memang ada alasannya?

Mari kita kupas dengan bahasa sederhana.


Apa Itu Aki Mobil?

Aki mobil adalah sumber tenaga listrik utama yang digunakan untuk menyalakan mesin (melalui starter), menyalakan lampu, AC, audio, dan sistem kelistrikan lainnya. Tanpa aki yang sehat, mobil sulit dihidupkan dan bisa mogok kapan saja.


Mengapa Aki Bawaan Mobil Terasa Lebih Tahan Lama?

Banyak pengguna mobil yang merasakan bahwa aki bawaan pabrik bisa bertahan 3 hingga 5 tahun, sementara aki pengganti kadang hanya bertahan 1–2 tahun. Apa sebabnya?

Berikut beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebabnya:


1. Aki Bawaan Sudah Didesain Sesuai Spesifikasi Mobil

Aki yang dipasang dari pabrik biasanya sudah disesuaikan dengan spesifikasi dan kebutuhan listrik mobil tersebut. Artinya, aki tersebut benar-benar cocok dengan sistem kelistrikan mobil.

2. Proses Perakitan dan Penyimpanan Lebih Terjaga

Aki bawaan biasanya langsung dipasang saat mobil dirakit di pabrik. Artinya, aki tersebut tidak terlalu lama disimpan di toko atau gudang, jadi kondisinya masih segar saat dipasang.

3. Pemakaian Awal Masih Ideal

Saat mobil baru digunakan, biasanya perawatan masih sangat baik. Mesin masih optimal, sistem pengisian (alternator) masih prima, dan belum banyak modifikasi kelistrikan. Ini membantu aki bekerja dengan ringan dan awet.


Lalu, Kenapa Aki Pengganti Bisa Cepat Rusak?

Setelah baterai bawaan habis masa pakainya, pemilik mobil membeli aki baru. Tapi kadang aki pengganti justru lebih cepat soak (rusak). Beberapa kemungkinan penyebabnya:


Jadi, Apakah Aki Bawaan Selalu Lebih Baik?

Belum tentu. Aki bawaan bisa terasa lebih awet karena kombinasi dari kualitas, kondisi kendaraan yang masih baru, dan penggunaan yang masih ideal. Tapi bukan berarti aki pengganti pasti jelek.

Yang paling penting adalah:

✅ Pilih aki yang sesuai spesifikasi mobil
✅ Pastikan membeli dari toko terpercaya
✅ Lakukan perawatan berkala, seperti mengecek air aki (jika tipe basah), membersihkan terminal aki, dan memeriksa sistem pengisian daya

Baca Juga : Bahaya! Bongkar Sel Aki Memicu Perdebatan Pada Publik


Kesimpulan

Baterai bawaan mobil memang sering terasa lebih tahan lama, tapi itu bukan semata karena kualitasnya saja. Banyak faktor lain yang berpengaruh, mulai dari kondisi mobil, cara pemakaian, hingga pemilihan aki pengganti.

Jika kita cermat dalam memilih dan merawat aki, aki pengganti pun bisa awet seperti aki bawaan.

Bahaya! Bongkar Sel Aki Memicu Perdebatan Pada Publik

Baru-baru ini, masyarakat ramai memperbincangkan fenomena bongkar sel aki (accumulator atau battery cell) yang dilakukan oleh sebagian orang, baik untuk kepentingan eksperimen maupun alasan ekonomi. Praktik ini memicu perdebatan luas karena dianggap berisiko tinggi dan dapat menimbulkan bahaya serius, baik bagi pelaku maupun lingkungan sekitar. Artikel ini akan mengupas secara sederhana mengenai apa itu sel aki, mengapa membongkarnya berbahaya, dan mengapa isu ini menjadi kontroversial di masyarakat.

Apa Itu Sel Aki?

Aki adalah sumber listrik yang banyak digunakan di kendaraan seperti mobil dan motor. Di dalamnya terdapat cairan kimia berbahaya seperti asam sulfat serta logam berat seperti timbal. Sel aki sendiri merupakan bagian dalam aki yang menyimpan energi listrik melalui proses kimia. Setiap aki biasanya terdiri dari beberapa sel yang bekerja bersama untuk menghasilkan arus listrik.

Bahaya Membongkar Sel Aki

Banyak orang awam tidak menyadari bahwa membongkar sel aki secara sembarangan bisa sangat berbahaya. Berikut beberapa risiko utamanya:

  1. Paparan Zat Kimia Beracun
    Cairan di dalam aki, terutama asam sulfat, sangat korosif dan bisa menyebabkan luka bakar parah jika terkena kulit. Jika terhirup, uapnya juga bisa merusak saluran pernapasan.

  2. Ledakan
    Aki bisa meledak jika dibuka secara tidak tepat. Gas hidrogen yang dihasilkan selama proses kimia dalam aki sangat mudah meledak jika terkena percikan api atau percikan logam.

  3. Kerusakan Lingkungan
    Cairan dan logam berat dari aki yang dibuang sembarangan dapat mencemari tanah dan air, membahayakan ekosistem dan kesehatan manusia dalam jangka panjang.

  4. Risiko Kebakaran
    Jika bagian-bagian dari aki bersentuhan dengan logam lain atau terkena panas, bisa menyebabkan korsleting atau percikan api.

Mengapa Praktik Ini Marak?

Di era media sosial, banyak orang mencoba eksperimen sendiri, baik karena rasa ingin tahu, ingin hemat, atau sekadar mengikuti tren. Beberapa video menunjukkan cara membuka aki untuk mengambil logam di dalamnya atau “menghidupkan” aki bekas agar bisa dipakai lagi. Padahal, tanpa pengetahuan dan alat pelindung yang memadai, tindakan ini sangat berbahaya.

Perdebatan di Masyarakat

Sebagian orang menganggap membongkar sel aki sebagai bentuk kreativitas atau upaya mandiri untuk menghemat biaya. Namun banyak ahli dan pihak berwenang mengingatkan bahwa keselamatan harus diutamakan. Mereka menekankan bahwa aki bekas sebaiknya dikembalikan ke tempat daur ulang resmi agar bisa ditangani secara aman.

Baca Juga: Satu Tips Rahasia Supaya Aki Tahan Lama

Di sisi lain, perdebatan ini membuka mata masyarakat tentang pentingnya edukasi teknis dan keselamatan. Pemerintah dan komunitas diharapkan lebih aktif mengedukasi masyarakat tentang risiko membongkar perangkat elektronik atau kimiawi tanpa pengetahuan yang cukup.

Penutup

Membongkar sel aki bukanlah hal sepele. Meski terlihat sederhana di video, risikonya sangat besar. Kesadaran akan bahaya ini penting agar tidak ada lagi korban luka atau kerusakan lingkungan akibat tindakan yang tampak “iseng” namun berpotensi fatal. Mari kita lebih bijak dan utamakan keselamatan dalam bertindak.

Trik Simpan Aki Motor Biar Gak Soak Berbulan-Bulan!

Aki adalah jantung kelistrikan motor. Tanpa aki yang sehat, motor tidak bisa distarter, lampu tidak menyala terang, dan sistem elektronik lainnya pun bisa bermasalah. Sayangnya, banyak orang yang menyimpan motornya dalam waktu lama—entah karena ditinggal mudik, tugas luar kota, atau memang jarang dipakai—tanpa tahu cara merawat aki agar tidak cepat soak. Padahal, aki yang dibiarkan begitu saja bisa rusak meskipun motor tidak dipakai sama sekali.

Berikut ini beberapa trik mudah dan efektif untuk menyimpan aki motor agar tetap awet meskipun motor tidak digunakan selama berbulan-bulan.


1. Lepas Kabel Aki

Langkah pertama yang paling penting adalah melepaskan kabel aki, terutama kabel negatif (-). Ini mencegah arus listrik mengalir ke sistem motor yang tetap "makan" daya meski motor mati, seperti alarm atau jam digital. Dengan melepaskan kabel aki, kamu bisa menghindari kebocoran arus listrik yang bisa bikin aki soak secara perlahan.


2. Isi Ulang Aki Sebelum Disimpan

Sebelum motor disimpan lama, pastikan aki dalam kondisi terisi penuh. Aki yang kosong atau lemah saat disimpan akan lebih cepat rusak karena proses sulfatasi—yaitu menumpuknya kristal pada pelat aki yang bisa mengganggu kinerjanya.

Kamu bisa mengecek tegangan aki dengan voltmeter. Untuk aki motor 12 volt, pastikan tegangannya di kisaran 12,6V atau lebih. Kalau di bawah itu, sebaiknya dicas dulu dengan charger aki.


3. Cas Aki Secara Berkala

Kalau kamu berencana menyimpan motor lebih dari 1 bulan, isi ulang aki setiap 2–3 minggu sekali. Ini penting, terutama untuk aki basah, karena jenis ini lebih cepat kehilangan daya. Gunakan charger aki otomatis (trickle charger) yang bisa menjaga voltase tanpa overcharge.


4. Simpan di Tempat Sejuk dan Kering

Suhu ruangan juga berpengaruh besar terhadap daya tahan aki. Hindari menyimpan motor di tempat panas atau lembap, karena bisa mempercepat penguapan cairan aki dan merusak komponennya. Sebaiknya simpan di garasi yang teduh dan berventilasi baik.


5. Cek Ketinggian Air Aki (Untuk Aki Basah)

Buat kamu yang masih pakai aki basah, jangan lupa cek ketinggian air aki sebelum menyimpan motor. Pastikan air aki berada di antara batas MIN dan MAX. Kalau kurang, tambahkan air aki murni (bukan air aki zuur). Ini membantu menjaga keseimbangan kimiawi di dalam aki.


6. Gunakan Kick Starter Sesekali

Jika motormu masih memiliki kick starter, coba engkol motor setiap 1–2 minggu sekali. Ini membantu menggerakkan komponen mesin dan sedikit "menghidupkan" sistem aki, walaupun motor tidak benar-benar dihidupkan.


Kesimpulan

Merawat aki saat motor tidak digunakan itu penting untuk menghindari kerusakan dan pemborosan. Dengan melepas kabel aki, menjaga voltase, menyimpan di tempat yang tepat, dan melakukan pengecekan berkala, aki motor kamu bisa tetap prima meskipun ditinggal berbulan-bulan. Trik-trik ini tidak butuh alat khusus, cukup dengan kesadaran dan kebiasaan baik.

Ayo, rawat motormu dengan bijak—karena sedikit perhatian hari ini bisa menghindarkan kamu dari masalah besar besok!

Satu Tips Rahasia Supaya Aki Tahan Lama

Aki adalah salah satu komponen penting dalam kendaraan, baik itu motor maupun mobil. Tanpa aki yang sehat, kendaraan tidak akan bisa menyala, lampu tidak akan terang, dan berbagai fitur kelistrikan bisa tidak berfungsi. Namun, banyak orang baru menyadari pentingnya aki saat kendaraan tiba-tiba tidak bisa distarter. Padahal, merawat aki itu tidak sulit, dan ada satu tips rahasia sederhana yang bisa membuat aki lebih awet: rutin memanaskan mesin kendaraan!

Mengapa Memanaskan Mesin Itu Penting?

Ketika Anda menyalakan mesin kendaraan, alternator akan mulai bekerja untuk mengisi ulang daya aki. Ini sangat penting, karena aki secara alami kehilangan daya walaupun kendaraan tidak digunakan. Terutama jika kendaraan dibiarkan terlalu lama tidak dipakai, daya aki bisa berkurang drastis bahkan sampai habis, yang sering disebut "aki tekor".

Dengan memanaskan mesin secara rutin — cukup sekitar 5 hingga 10 menit setiap hari, atau paling tidak 3–4 kali dalam seminggu — alternator akan membantu menjaga daya aki tetap penuh. Kebiasaan sederhana ini sangat efektif untuk memperpanjang umur aki, terutama bagi Anda yang jarang menggunakan kendaraan sehari-hari.

Apa yang Terjadi Jika Tidak Dilakukan?

Jika kendaraan dibiarkan terlalu lama tidak menyala, aki bisa kehilangan dayanya secara perlahan. Apalagi jika suhu sekitar lembap atau dingin, proses kehilangan daya bisa berlangsung lebih cepat. Begitu daya aki habis, kendaraan tidak akan bisa distarter, dan Anda harus melakukan jumper aki atau bahkan menggantinya — yang tentu saja mengeluarkan biaya tambahan.

Bonus Tips Agar Aki Lebih Awet:

Selain rutin memanaskan mesin, ada beberapa kebiasaan baik lainnya yang bisa Anda terapkan agar aki lebih tahan lama:

  1. Matikan semua perangkat elektronik sebelum mematikan mesin
    Pastikan lampu, AC, radio, dan aksesori lainnya dalam keadaan mati sebelum Anda mematikan mesin. Ini membantu menghindari beban berlebih saat aki harus bekerja saat starter.
  2. Periksa kondisi terminal aki secara berkala
    Bersihkan terminal dari kerak putih atau karat yang bisa menghambat aliran listrik.
  3. Gunakan kendaraan secara rutin
    Jika memungkinkan, ajak kendaraan Anda jalan sebentar. Selain bagus untuk aki, ini juga baik untuk mesin dan rem kendaraan.
  4. Gunakan aki berkualitas dan sesuai spesifikasi
    Pilih aki dari merek terpercaya dan pastikan cocok dengan kebutuhan kendaraan Anda.
Kesimpulan

Menjaga aki agar tetap awet sebenarnya tidak sulit. Dengan hanya memanaskan kendaraan secara rutin, Anda sudah melakukan langkah besar untuk memperpanjang umur aki. Tips ini mungkin terdengar sederhana, tapi sangat efektif dan sering dilupakan oleh banyak orang.

Merawat kendaraan bukan hanya soal teknis, tapi juga soal kebiasaan yang baik. Semakin kita peduli terhadap hal-hal kecil seperti ini, semakin jarang kita mengalami masalah besar di jalan.

Kelalaian adalah salah satu penyebab utama aki mobil menjadi cepat soak. Pemilik mobil sering membiarkan sejumlah komponen kelistrikan masih menyala dan tidak dimatikan dalam jangka waktu yang cukup lama.

Beberapa kebiasaan yang dapat membuat aki menjadi cepat tekor adalah lalai mematikan lampu, pintu mobil yang tidak ditutup rapat, radio tape masih menyala dengan kondisi mute atau charger ponsel yang masih menempel.

Beberapa kebiasaan tersebut sering dianggap sepele oleh pemilik mobil sehingga tidak sadar membuat aki menjadi cepat tekor.

Selain kelalaian dari pemilik mobil, apa saja penyebab lain yang membuat aki menjadi cepat tekor? Simak uraiannya berikut ini seperti dilansir dari lama auto2000.co.id:

Mobil yang jarang digunakan

Pemilik mobil banyak yang mengira jika mobil jarang digunakan maka komponen yang ada di dalamnya dapat tetap berada dalam kondisi prima. Padahal ini merupakan pemikiran salah. Mobil yang jarang digunakan atau hanya sekadar dipanaskan akan membuat tidak ada suplai aliran listrik yang cukup.

Kapasitas listrik yang ada pada aki menjadi tidak optimal sehingga bisa mengalami kerusakan dalam hitungan bulan. Ada baiknya mobil dibawa meski hanya sekadar dekat dari rumah.

Tingginya intensitas penggunaan mobil

Mobil yang terlalu sering digunakan bisa juga menjadi penyebab performa aki menjadi menurun. Mobil yang sering digunakan otomatis akan membuat air aki menjadi cepat habis, terutama bagi mobil yang menggunakan aki basah.

Kecilnya ampere aki mobil

Kebutuhan listrik dan kapasitas kelistrikan komponen mobil yang sangat tinggi perlu diimbangi dengan aki mobil ampere yang besar. Saat tidak adanya keseimbangan antara kebutuhan listrik dan kapasitas, maka akan membuat mobil menjadi over supply. Hal ini menyebabkan usia pakai pada aki mobil menjadi berkurang dan perlahan akan mengalami kerusakan.

Penambahan aksesoris mobil

Saat Anda menambah aksesoris tambahan di mobil, seperti audio atau alat elektronik nonstandar juga dapat mengurangi usia pakai aki mobil. Penambahan aksesoris membutuhkan aliran listrik yang juga perlu disesuaikan.

Sejumlah alasan di atas merupakan penyebab aki mobil Anda menjadi cepat tekor. Memang, ada sejumlah alasan yang sulit dihindari. Terkadang bisa disebabkan karena kebutuhan dan lain sebagainya.

Anda pun menjadi khawatir apakah aki Anda masih layak pakai atau demi menghindari mogok di jalan. Namun, jangan bingung bagi Anda yang tidak tahu tentang kondisi aki mobil Anda.

Anda bisa membawa mobil Anda ke toko aki yang memiliki layanan pengecekan aki gratis. Toko aki yang memiliki layanan pengecekan aki gratis adalah Toko aki BateraiKu.

Toko aki yang berlokasi di Denpasar, Bali, Malang dan Jakarta Barat ini akan membantu Anda mengetahui kondisi aki dengan alat uji baterai.

Toko aki BateraiKu memiliki alat uji baterai yang dapat mencetak struk yang berisi tentang kondisi aki Anda. Nantinya, hasil dari alat uji baterai tersebut dapat menjadi rujukan bagi Anda apakah memang aki sudah layak diganti atau belum.

Ketika sudah waktunya diganti nantinya teknisi dari Toko aki BateraiKu akan merekomendasikan sejumlah merek yang cocok untuk jenis kendaraan Anda. Selain itu, untuk menghemat biaya ganti aki, Toko aki BateraiKu juga memiliki layanan tukar tambah aki baru dengan aki bekas milik Anda.

Layanan tukar tambah dengan aki bekas tentu akan mendapatkan potongan biaya sehingga Anda dapat menghemat biaya pembelian aki baru. Toko aki BateraiKu memang memiliki sejumlah layanan yang memanjakan para pelanggannya.

Toko aki yang berlokasi strategis sehingga merupakan toko aki terdekat dengan Anda ini juga memiliki layanan pasang antar aki ke rumah. Layanan pasang antar aki tidak hanya berlaku bagi Anda yang berada di rumah. Namun, berlaku bagi Anda yang sedang berada di kantor maupun sedang mogok di jalan. Percayakan masalah aki dengan toko aki terpercaya, terdekat dan terlengkap, yaitu toko aki BateraiKu!

Banyak pemilik kendaraan yang sering melakukan sejumlah 'ritual' yang dipercaya bisa merawat aki. Padahal, ritual tersebut justru salah dan tidak disarankan dilakukan pada aki di kendaraan kesayangan Anda.

Ritual salah yang dilakukan pada aki tentu membuat kualitasnya menjadi menurtun bahkan bisa berpotensi menyebabkan kerusakan.

Simak sejumlah salah kaprah tentang ritual merawat aki yang perlu Anda ketahui seperti dilansir dari gridoto.com:

Mengencangkan terminal aki dengan menambah baut

Ada cara salah yang seriing dilakukan untuk mengencangkan terminal aki, yaitu dengan cara menambah plat atau baut. Hal ini padahal keliru karena bisa menimbulkan celah yang membuat lompatan arus listrik dan percikan.

Memasang atau melepas terminal aki dengan cara dipukul

Memukul dengan palu atau ditarik dengan paksa dapat merusak terminal, grid dan separator. Oleh sebab itu, cara ini sebaiknya tak dilakukan lagi.

Membersihkan aki atau terminal aki dengan amplas

Membersihkan aki atau terminal aki dengan cara seperti ini memang bisa membersihkan. Namun, dampaknya bisa merusak atau mengikis terminal aki dan connectornya. Cara membersihkan aki atau terminal aki padahal cukup dengan menggunakan air hangat dan lap kering.

Menambah air aki

Melakukan penambahan air aki untuk dry charger sangat tidak dianjurkan. Hal ini juga bisa menyebabkan aki Anda bermasalah.

Aki merupakan komponen penting yang harus dirawat dengan sejumlah cara. Namun, aki juga memiliki masa pakai yang harus Anda perhatikan. Rata-rata pemakaian usia aki bisa berkisar 1-2 tahun bahkan mencapai 3 tahun. Kondisi aki juga bisa tergantung dari kondisi komponenan lain yang berkaitan dengan hal kelistrikan.

Jangan pula asal dalam melakukan modifikasi yang dapat membuat aki mudah menjadi tekor atau soak. Apabila memang sudah waktunya diganti, aki memang harus segera diganti karena merupakan komponen vital bagi tiap kendaraan. Anda bisa memilih toko aki yang menjamin kualitas produknya.

Toko Aki yang menjamin produknya berkualitas alias original adalah Toko Aki BateraiKu yang berlokasi di Denpasar, Bali, Malang, Jawa Timur dan Jakarta Barat. Toko Aki BateraiKu yang merupakan sentra aki mobil dan motor ini memiliki prosedur yang menjamin kenyamanan bagi Anda. Sebelum memutuskan melakukan ganti aki, teknisi akan terlebih dahulu melakukan pengecekan dengan alat cek baterai yang dapat mencetak tentang kondisi aki kendaraan Anda.

Layanan pengecekan aki ini sangat berguna bagi Anda yang tidak tahu apakah aki kendaraaan sudah waktunya diganti atau belum. melakukan pengecekan aki di toko aki tidak akan dipungut biaya alias gratis!

Selan itu, untuk Anda yang tidak sempat datang ke toko jangan pula khawatir. Toko Aki BateraiKu menyediakan layanan pasang antar aki ke rumah Anda. Layanan ini juga berlaku bagi Anda yang sedang berada di kantor mau pun yang sedang mogok di jalan.

Layanan pasang antar aki ke lokasi merupakan solusi bagi Anda yang tidak sempat datang ke toko. Tunggu apalagi? konsultasikan masalah aki Anda dengan Toko Aki BateraiKu! BateraiKu merupakan toko aki terlengkap dan terdekat karena memiliki harga yang merakyat dan melayani dengan sepenuh hati.

Bateraiku.com © 2021. All Rights Reserved.
crossmenu